Wartabisnis.biz.id-Jakarta, Di tengah dunia yang bergerak semakin cepat dan semakin penuh oleh ketidak pastian serta arus informasi yang terus mengalir, Ramadan hadir sebagai momentum untuk berhenti sejenak, menata hati, dan kembali pada ketenangan. Semangat inilah yang dihadirkan dalam Wardah Ramadan Gathering “Tenang, Kuatkan Langkahmu”, sebuah ruang refleksi yang mengangkat pesan bahwa ketenangan adalah sumber kekuatan untuk melangkah dengan makna.
Lebih dari sekadar brand kecantikan, Wardah sebagai penggerak awal ekosistem halal! beauty juga memak nai kecantikan sebagai tempat untuk bertumbuh dan memberi dampak. Sejalan Gengan hal tersebut, perwakilan Wardah menyampaikan bahwa pendekatan ini merupakan bagian dari cara brand hadir secara konsisten dalam kehidupan perem puan. Global Wardah Halal Beauty Group Head, Novia Sukmawaty mengatakan “Setiap Ramadan, Wardah secara terus menghadirkan ruang dan inisiatif yang relevan dengan kebutuhan perempuan saat mi. Bagi kami, ketenangan bukan berhenti atau pasif, melainkan fondasi aktif yang meneguhkan hati, menjernihkan arah, dan menguatkan setiap langkah perempuan.”
Acara yang dilaksanakan pada hari Jumat, 13 Februari 2026 di Ballroom Hotel Fairmont Jakarta ini dengan dihadiri oleh ratusan relasi strategis dan partner serta diisi berbagai narasumber lokal dan global. Rangkaian acara dimulai dengan sambutan inspiratif dari Ibu Amalia Sarah Santi, EVP & Global Chief Business Officer ParagonCorp yang menyampaikan tema besar dari Wardah Ramadhan Gathering tahun ini yang dilanjutkan dengan pembacaan “Letter to Women” oleh Bu Retno Marsudi, yang menjadi sesi pembuka yang inspiratif, Acara dilanjutkan dengan sesi signature podcast Ramadan bertajuk Heart to Heart yang dimoderatori oleh Dewi Sandra. Sesi ii menghadirkan narasumber global, Dr. Sohalra Siddigui, Executive Director Al Mujadilah Oatar, bersama perwakilan generasi muda Indonesia, Xaviera Putri. Melalui dialog lintas perspektif dan generasi, sesi ini membahas kolaborasi lokal hingga global yang dilakukan bersama Wardah dalam tema keberanian melangkah dengan makna ketenangan.
Dalam acara gathering ini, Wardah menyoroti tiga pilar utama kegiatan selama Ramadan yang dilakukan bersama kolaborator terpilih, yakni :
Wardah Global Quran Movement adalah inisiatif global Wardah untuk menghadirkan kebermanfaatan melalui Al-Our’an sebagai sumber ketenangan, kekuatan, dan aksi nyata bagi perempuan di berbagai belahan dunia. Tahun ini, gerakan ini meng angkat pembelajaran dari Wardah
Surat Maryam di Al Quran, yang merepresentasikan sosok perempuan yang tenang dalam iman dan tangguh dalam ujian, selaras dengan campaign Ramadan Wardah, “Tenang, Kuatkan Langkahmu.”
Gerakan ini dijalankan serentak di Indonesta Madinah, Melbourne, Tokyo, USA, UK, Shenzhen, melalui tiga pilar utama: 1 Women Ouran Class : ruang refleksi dan penguatan iman bagi perempuan. 2 Ouran Donation : distribusi mushaf untuk memperluas akses belajar Al Gur’an. 3 Food Sharing : aksi solidaritas untuk menghadirkan kebermanfaatan nyata bagi komunitas.
Di Indonesia, Wardah berkolaborasi dengan NGAJILAH untuk menjalan kan kelas Tahsin Masterclass dan Tadabbur Surah Maryam bagi puluhan ribu peserta. Secara internasional, gerakan ini dihadirkan melalui kolaborasi yang relevan dengan konteks masing masing negara, termasuk Open Iftar di London, kelas tadabur perempuan di Tokyo Camli Mosgue, hingga pembelajaran khusus Surat Maryam bersama para syekh di Madinah.
Secara digital, Wardah bekerja sama dengan Mustim Pro dalam program Khatam Al-Gur’an, di mana setiap peserta yang khatam turut berkontribusi dalam donasi Al Qur’an di Indonesia, menjadikan ibadah personal sebagai aksi kolektif yang berdampak sosial.
Doa Tenang adalah Kolaborasi Wardah dengan Silmy Risman yang menghadirkan Mini Prayer & Inspiration Book, sebuah buku berisi doa dan inspirasi berukuran mini yang didesain sebagai ringkas dan praktis, sehingga mudah dibawa dan diakses. Di dalamnya terdapat rangkaian doa penenang dan kutipan reflektif yang dikurasi untuk menjadi sumber ketenangan personal bagi perempuan, kapan pun dan di mana pun.
Kolaborasi ini menjadi emotional lifestyle touchpoint yang membantu perempuan menenangkan hati dan menjaga keseimbangan batin menjelang Ramadan, sekaligus memperkuat kedekatan @mnosional mereka dengan Wardah.
Wardah berkolaborasi dengan The Little Hijabi, sebuah sekolah dan komunitas pendidikan bagi anak Tuli, untuk menghadirkan Isyarat Cahaya, sebuah program pembelajaran Islam berbasis bahasa isyarat yang dirancang inklusif, visual, dan ramah bagi komunitas Tuli Muslim di Indonesia.
Masalah utama yang dihadapi komunitas Tuli Muslim selama ini adalah minimnya akses ke kajian Islam, terbatasnya penerjemah isyarat dalam dakwah, serta belum berkem bangnya kosakata isyarat keislaman yang komprehensif. Kolaborasi ini menjadi jawaban terhadap Wardah kebutuhan esensial tersebut, menghadirkan ruang belajar yang lebih setara, menyentuh, dan bermakna.
Kontennya mencakup topik fundamental seperti Rukun Islam, Rukun Iman, Akhlak & Adab, Dzikir & Doa, Sirah Nabawiyah, hingga materi pemaknaan yang lebih mendalarn. Semua disusun secara berjenjang, sistematis, dan sangat ramah visual, sehingga Teman Tuli Muslim dapat memahami Islam dengan cara yang lebih mudah, aman, dan menyentuh hati.
Program Isyarat Cahaya terdiri dari dua keluaran utama:
1. KULKIS (Kuliah Ringkas Isyarat Islam) serial video pendek yang mengulas tema-tema keislaman dari tingkat paling dasar, disampaikan dengan bahasa isyarat universal dan pendekatan yang mudah dipahami.
2. KOKIS (Kosa Isyarat Islam) glosari istilah keislaman yang disusun tematik, dihadirkan dalam bentuk video dan ffeshcard, mencakup definisi, makna, dan panduan praksis dalam bahasa isyarat.
Selain sesi podcast dan falkshow para kolaborator, Wardah juga memperke nalkan campaign film Ramadan yang diluncurkan sebagai bagian dari rangkaian kampanye inspiratif tahun ini. Acara kemudian dibuka untuk umum melalu sesi kajian bersama Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri, yang menyampaikan tausiyah bertajuk “Tenang, Kuatkan Langkahmu”, menutup rangkaian kegiatan dengan pesan penguatan spiritual yang relevan dan reflektif.
Melalui Ramadan Gathering ini, Wardah kembali melanjutkan konsistensinya dalam menghadirkan rangkaian kolaborasi dan pilar kegiatan Ramadan yang inspiratif, relevan, dan berdampak. Wardah secara berkelanjutan menghadirkan inisiatif yang dirancang untuk menjawab kebutuhan spiritual dan emosional perempuan, mulai dari ruang refleksi, dialog lintas perspektif, hingga konten dan program yang memperkuat ketenangan batin serta nilai kebermanfaatan. Rangkaian ini menjadi bagian dari perjalanan Wardah dalam menjadikan Ramadan sebagai momentum penguatan diri, peneguhan nilai, dan langkah kebaikan yang terus berlanjut dari tahun ke tahun.
Sejalan dengan semangat tersebut, Dr. Sohalra Siddigul, Executive Director Al Mujadilah Oatar, menegaskan pentingnya ketenangan sebagai bagian dari kepemimpinan dan pertumbuhan spiritual perempuan. “Calm aflows us ta listen more deepiy, to ourselves, to our faith, and to one another. From that calm, women can act with gneater ciarity, compassion, and purpose,” ungkapnya.
