Wartabisnis.biz.id-Jakarta, J&T Express, penyedia jasa pengiriman berskala global, mengungkap bahwa tren pengiriman masyarakat selama Ramadan 2026 semakin beragam Data J&T Express menunjukkan bahwa kategori fesyen mendominasi pengiriman selama Ramadan 2026. Menariknya, tak hanya fesyen yang mendominasi, Ramadan tahun im juga diiringi oleh tingginya permin taan dari kategori lain yang mencer minkan beragamnya kebutuhan masyarakat selama Ramadan.
Top 3 Produk Paling Banyak Dikirim Berikut adalah kalegori produk yang paling banyak dikirimkan pelanggan J&T Express selama periode Ramadan 2026:
1. Fesyen
Domimasi kategori fesyen dalam pengiriman mencerminkan kuatnya tradisi masyarakat dalam mempersiapkan pakaian baru untuk Lebaran. Di sisi lain, hal Ini juga menunjukkan bahwa tren belanja fesyen secara online tetap tinggi selama Ramadan.
2. Kecantikan
Tingginya pengiriman produk kecantikan mencerminkan meningkatnya perhatian masyarakat terhadap perawatan diri. Menjelang momen silaturahmi saat Lebaran, kebutuhan untuk tampil optimal turut mendorong permintaan pada kategori ini.
3. Dokumen
Dominasi pengiriman dokumen menunjukkan bahwa aktivitas administratif tetap berlangsung di tengah peningkatan pengiriman kebutuhan Lebaran, dengan peningkatan permintaan yang biasanya terjadi menjelang libur Lebaran.
Robin Lo, CEO J&T Express mengatakan bahwa temuan ini mencerminkan bagaimana masyarakat memanfaatkan layanan logistik sacara lebih luas selama Ramadan. “Ramadan tahun ini menunjukkan bahwa pengiriman tidak lagi didorong oleh satu jenis kebutuhan saja Berbagai kebutuhan hadir secara bersamaan, mulai dari persiapan Lebaran, kebutuhan personal, hingga aktivitas profesional. Hal ini menandakan bahwa layanan logistik kini semakin menjadi bagian dari keseharian masyarakat,” ujarnya.
Jakarta Jadi Kota Tujuan Pengiri man Terbanyak
Dan sisi wilayah, Jakarta dan Surabaya menjadi tujuan utama pengiriman selama Ramadan 2026, didorong olah perannya sebagai kota metropolitan dengan kepadatan penduduk dan aktivitas ekonomi yang tinggi. Kebutuhan pengwiman di kedua kota ini tidak hanya berasal dari konsumsi, tetapi juga aktivitas bisnis yang tetap berjalan selama periode Ramadan. Menariknya, Kota Bekasi turut mencatat volume pengiriman yang tinggi, seiring dengan posisinya sebagai kota penyangga yang terus berkembang.
“Ramadan bukan hanya menjadi momen peningkatan volume pengiriman, tetapi juga periode yang menegaskan peran strategis layanan logistik dalam mendukung berbagai aspek kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, kami terus menjaga kesiapan jaringan dan kualitas layanan, agar mampu menjawab kebutuhan pengiriman masyarakat yang semakin dinamis di berbagai momen,” tutup Robin.
