Wartabisnis.biz.id – Jakarta,Sejalan dengan catatan positif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) dengan total tertanggung yang terus meningkat sejak tahun 2020, PT ASURANSI JIWA ASTRA (Astra Life) juga mencatatkan pertumbuhan positif total tertanggung dengan pertumbuhan sebesar 13% di Semester I
2022 dibandingkan Semester I 2021.
Windawati Tjahjadi selaku Presiden Direktur Astra Life mengungkapkan, “Sebagai dampak dari konsistensi dalam pengembangan beragam kanal distribusi, pada semester I 2022 Astra Life telah membukukan pertumbuhan total tertanggung sebesar 13% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya dengan peningkatan total tertanggung dari 3,3 juta menjadi 3,72 juta jiwa. Proyeksi kondisi
ekonomi Indonesia yang lebih resilien dibandingkan tahun sebelumnya mendorong daya beli masyarakat untuk memiliki produk perlindungan jiwa maupun kesehatan.”
Pertumbuhan positif Astra Life pada semester I tahun ini juga ditunjukkan oleh beberapa indikator kunci lainnya seperti nilai Gross Written Premium/GWP yang tetap menunjukkan pertumbuhan positif sebesar
3% di tengah kondisi makro ekonomi yang masih cenderung fluktuatif. Total aset pun turut bertumbuh dari Rp 6,6 triliun menjadi Rp 7,4 triliun (+11%) jika dibandingkan semester yang sama di tahun sebelumnya.
Astra Life juga telah memenuhi kewajibannya kepada nasabah melalui pembayaran klaim
sebesar Rp 314 milyar dan tetap mampu mempertahankan tingkat solvabilitas atau Risk Based Capital
(RBC) di angka 306%, jauh di atas ketentuan minimum Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yaitu 120%.
Semester I 2022 juga menjadi momentum untuk Astra Life meluncurkan berbagai produk, seperti AVA iLife Protection yang merupakan asuransi jiwa murni dengan fleksibilitas uang pertanggungan hingga Rp 5 miliar.
Untuk perlindungan finansial terhadap nasabah pinjaman atau kredit multiguna dari risiko tutup
usia, Astra Life meluncurkan AVA CreditPlus Protection bagi debitur di PermataBank melalui PermataHome Ready Cash. Sementara untuk produk asuransi kesehatan, Astra Life menghadirkan Flexi
Hospital & Surgical dengan fitur serba digital, cashless, dan nilai premi terjangkau serta manfaat layanan kamar dan akomodasi rumah sakit hingga Rp2 juta per hari. Tidak hanya itu, Astra Life melalui unit bisnis Syariah juga bekerjasama dengan PermataBank untuk meluncurkan produk perlindungan yang dikelola sesuai prinsip-prinsip Syariah, seperti AVA iFamily Protection Syariah untuk perlindungan jiwa, dan AVA
iGriya Proteksi Syariah untuk asuransi jiwa pembiayaan kumpulan Syariah.
Astra Life juga terus menggiatkan kemitraan melalui kerjasama dengan sejumlah mitra berbasis teknologi layanan digital seperti Moxa melalui peluncuran Asuransi Mikro ASLI Proteksi AmanKu yang merupakan produk asuransi mikro individu dengan perlindungan kecelakaan dan harga yang terjangkau. Selain itu, kolaborasi juga dilakukan melalui kerjasama dengan Astra Pay melalui fitur pembayaran premi secara
digital serta perlindungan senilai Rp 10 juta bagi pengguna Astra Pay yang melakukan upgrade akun.
Astra Life juga berupaya untuk terus fokus dalam mengoptimalkan kanal digital agar masyarakat dapat
semakin mudah mengakses produk dan layanan yang ditawarkan sehingga semakin banyak lagi
masyarakat yang terproteksi dengan produk asuransi jiwa. Optimalisasi kanal digital ini diwujudkan melalui e-commerce ilovelife.co.id dimana pembelian produk asuransi bisa semudah berbelanja online. Hal ini sesuai dengan visi Astra Life untuk hadir di setiap rumah masyarakat Indonesia sekaligus kampanye
pada tahun ini yaitu, #InsuranceisLove yang membawa pesan bahwa asuransi adalah wujud ungkapan cinta bagi diri sendiri maupun keluarga.
“Memasuki paruh kedua tahun
2022, kami berupaya untuk meneruskan pencapaian positif serta terus konsisten dalam menggiatkan kemitraan melalui berbagai kolaborasi digital untuk dapat semakin memperluas jangkauan distribusi. Hal ini sejalan dengan komitmen Astra Life untuk menjadi Life Insurer of The Future.” tutup Windawati. (Elvira)
