Wartabisnis.biz.id-Cimahi, Setelah sebelumnya dilakukan di Bekasi pada 2022, kini seminar SHERPA menyapa pelaku UMKM Cimahi, Jawa Baratpada Kamis, 16 Maret 2023 lalu.
Digelar di Yello Hotel Paskal, Bandung seminar ini turut mengundang Pemerintah Kota Cimahi dengan mengusung tema “The NextLevel of Digital Label Technology – A Creative Business Event”.
Seminar SHERPA hadir dengan tujuan meng inspirasi dan berbagi pengetahuan tentang pentingnya label dan desain kemasan untuk meningkatkan minat beli produk.
Oleh karena itu, seminar SHERPA mengundang pembicara dari berbagai kalangan, perwakilan pemerintah, pelaku usaha,percetakan, hingga konsultan digital marketing.
Acara ini dibuka oleh Damaris Cakrawana selaku Direktur Program SHERPA. “SHERPA adalah sebuah komunitas dengan program kerja berkelanjutan dari RDS Label Solution untuk seluruh pemangku kepentingan di industri label dan kemasan di Indonesia,” ungkap Damaris.
Pihak Pemerintah Kota Cimahi yang turut hadir di acara tersebut, yakni Sri Wahyuni, SE, MSi, sebagai Kepala Bidang Perdagangan, menyambut baik program kerja yang dibuatkan SHERPA dalammendukung perkembangan UMKM di Cimahi.
“SHERPA merupakan komunitas yangbergerak di industri label yang didirikan dan dikelola oleh RDS Label Solution dengan bermitradengan Epson sebagai Printing Technology Partner. Tentu kita mendorong program kerja yang berkelanjutan danberakselerasi ini sehingga mampu mendorong pertumbuhan pelaku UMKM,” jelas beliau.
Perkembangan digital sudahmenyentuh segala sektor, termasuk juga industri percetakan yang sudah bergerak dari percetakan konvensional kepercetakan digital. Lina Mariani, Senior Manager Commercial & Industry Department PT EPSON Indonesia, turut hadir menjelaskan perbedaan dan tipe-tipelabel serta bentuk kemasan.
Hal initentu penting bagi para pelaku usaha agar mampu mengkomunikasi kan produk mereka dengan efisien melalui label.
Pada kesempatan ini pula, beliau memperkenalkan mesin cetak label terbaru EPSON yaitu Surepress L-6534 VW yang mampu mencetaklabel sepanjang 30 km dalam 1 jam.
RDS juga menghadirkan Konsultan Label yaitu M. Dzaky, yang memberikan poin penting terkait tren kemasan terkini dan bagaimana desain kemasan bisa lebih menarik sehingga mempengaruhi peningkatan penjualan produk.
Nuni Pratiwi selaku CEO PT AksaraCipta Karsa juga menekankan pada sesinya bahwa kemasan yang desainnya dibuat dengan matang dapat memotong biaya promosi.
“Kemasan yang unik mampumeningkatkan rasa penasaran konsumen untuk membeli, dan mereka juga tidak akanragu-ragu untuk menceritakannya kepada teman apalagi membagikan nya dimediasosial.
Disinilah peran kemasan mampu menjadi media promosi bagiproduk tersebut.” ujar beliau.
Salah satu pelaku UMKM yang sudahpaham dan menerapkan pentingnya desain label dan kemasan pada produknya adalah sosok Yuliawati.
Sesi-nya yang bertajuk ‘Karena Label, Produk Kami Mendunia’ membagikan perjalanan produk yang beliau kembangkan dari nol hingga kini bisa dikirim keluar negeri.
Beliau juga memberikan langkah-langkah dalam menentukan desain bersama tips dan triknya. Seminar SHERPA ditutup dengan pembahasan penting yaitu melakukan promosi produk melalui media sosial untuk meningkatkan brand awareness.
AgnesCyntia, selaku Konsultan Digital Marketing, membagikan langkah-langkah proses kreatif yang mampu mendorong keberhasilan pembuatan kemasan yang menarik.
Tidak hanya itu, beliau juga menjelaskan bagaimana cara membaca data yang ada, seperti fitur insight di media sosial maupun e-commerce.
Rangkaian seminar ini tidak hanya diharapkan mampu memberikan pemahaman terhadap teknologi label dan kemasan,namun juga mampu meningkatkan kolaborasi hingga menumbuhkan bisnis-bisnis UMKMIndonesia kedepannya.
Dengan melihat potensi tersebut, maka bisnis UMKM dapat menjadi keydriver untuk perekonomian Indonesia saat ini.
Bersama program kolaborasi, mitrabisnis dan jejaring yang dimiliki, SHERPA ingin membuka kesempatan dan jalan seluas-luasnya untuk meningkatkan kerjasama antara pelaku usaha dan penyediajasa label di Indonesia.
