Wartabisnis.biz.id- Pada masa sekarang tidak ada perbedaan lagi antara laki-laki dan perempuan, baik dari segi pendidikan dan para pebisnis, sekarang sudah banyak oerempuan yang menjadi pengusaha atau bebisnis yang biasanya didominasi oleh kaun Adam.
Pengusaha perempuan memiliki peran penting dalam pembangunan yang berkelanjutan terutama pada usaha mikro kecil dan menengah (UMKM),karena UMKM memiliki kontribusi yang signifikan pada tenaga kerja dan pendapatan.
Dimasa pandemi yang sudah melanda seluruh sektor bisnis banyak usaha yang tutup namun UMKM yang masih mampu bertahan, dari sini terbukti bahwa usaha UMKM yang didominasi kaum perempuan kreatif dalam manghadapi pandemi dan mengeluarkan ide-ide yang kreatif.
Untuk saat ini, pengusaha perempuan bukan lagi menjadi hal yang aneh bahkan memiliki peran penting dalam pembangunan ekonomi dimana pengusaha perempuan memiliki andil dalam membuka lapangan pekerjaan, menyalurkan komoditas.
Perlu diketahui bahwa Pajak sangat penting peranannya sebagai penerimaan negara menunjang pembangunan yang sedang dilakukan pemerintah saat ini peran serta dari pengusaha wanita menjadi motor penggerak utama dalma rangka pemulihan ekonomi lebih cepat dan lebih kuat apalagi tahun depan kita dihadapkan dengan resesi atau ekonomi global
Untuk itu, KPPG, GP MKGR Pengusaha Wanita menyelenggara kan talk show yang bertemakan “Peran Strategis Pengusaha Wanita Tingkatkan Penerimaan Pajak, Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat.” Acara yang diselenggarakan pada : Hari/Tanggal : Selasa, 6 Desember 2022 Pukul : 12.30-16.30 WIB yang di laksanakan di Manhattan Hotel, Jakarta
Dalam kesempatan itu,Inge Diana Rismawanti, S.E., Ak., M.F.M., Ph.D., Kasubdit Penyuluhan Direktorat P2 Humas DJP.mengatakan Saat adanya Pandemi Covid justru ibu-ibu yang paling tangguh,seperti kita ketahui banyak bapak-bapak kena PHK kehilangan pekerjaannya justru para ibu-ibu yang mampu bertahan dengan kreatif ada yang buka usaha makanan minuman dan lain-lainnya untuk membantu prekonomian keluarganya.
Sejak pandemi Covid-19 merebak, pemerintah menerbitkan kebijakan yang berfokus pada pemberian insentif perpajakan untuk UMKM dengan tujuan memberikan stimulus usaha bagi para pelaku UMKM agar dapat tetap bertahan,dapat berkembang dalam situasi yang sulit ini
“Bahkan saat pandemi Covid-19, usaha ayah bunda mereka diberi insentif oleh pemerintah. Masyarakat juga diberi vaksin gratis.”Diharapkan, insentif itu akan menjadi stimulus positif bagi perkembangan UMKM.Bahkan bagi UMKM pemerintah tidak mewajibkan bayar pajak.
Ketua Umum BPP GP MKGR Ibu Hj. Adde Rosi Khoerunnisa, S.Sos.,M.Si dalam sambutannya mengatakan,ternyata dukungan pemerintah terhadap UMKM sangat luar biasa disamping mendaptakan keuntungan pemerintah tidak mewajibkan bayar pajak bahkan diberikan intensif .
“Para peserta seminar yang hadir dangat antusias mengajukan berbagai pertanyaan. Selain untuk memperkuat UMKM diharapkan bisa disebarkan ke masyarakat yang lebih luas sehingga acara hari ini terkait dengan perpajakan bisa deserap oleh masyarakat terutama bagi perempuan yang terjun di UMKM semoga ini bukan yang terakhir tapi bisa berkelanjutan,
GP MKGR mendorong juga membantu pemerintah dalam memajukan pendapatan dari pajak perlu diketahui masyarakat saat ini sudah banyak bisa menikmati berbagai pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah seperti jalan yang bagus, sekolah subsidi dan lain-lainnya ’tutur Adde.
Peran perempuan sebagai pelaku UMKM sangat positif dalam pembangunan di Indoneisa kita berharap UMKM yang ada, terutama di MKGR terus memberikan pembinaan dan bagaimana mengembangkan UMKM kedepannya agar bisa berkembang lebih pesat, kedepan nya kita berharap bisa dilaksana kan secara nasional karena secara struktur ormas kami ini sudah ada di kabupaten seluruh Indonesia juga terus memberikan masukan terkait dengan kewajiban pajak.
Saya sangat bersyukur dengan acara ini semoga peserta yang hadir bisa menhyampaikannya ke masyarakat lebih luas lagi.(Elvira)
