Wartabisnis.biz.id-Jakarta, Kebakaran yang melanda pemukiman di Jl. Bangka Raya Gang Amal 1, Kelurahan Pela Mampang, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, pada Senin malam lalu karena korsleting listrik yang menyebabkan RT 06, 07 dan 08 di RW 05 ikut merambat terbakar.
Selain itu, sekitar 600 jiwa yang terdampak, kini sedang mengungsi di tempat yang aman seperti di Masjid setempat.
Sementara korban mengungsi sebagian besar berada di Masjid Jami Al-Aqwam, Jl. Bangka Raya No. 27, RT. 005/RW.005, Kelurahan Pela Mampang, Kecamatan Mampang Prapatan dan di Jl. Bangka Buntu 2, RT. 010/005.
Dari kebakaran tersebut, sudah dikerahkan 36 unit damkar beserta SKPD lainnya, seperti unit PLN, unit PMI, unit AGD Dinkes, unit Dishub, unit Satpol PP, PSKB/Tagana Dinsos, personil Polsek dan personil Koramil.
Saat ini perlengkapan yang dibutuhkan untuk para pengungsi di antaranya, matras, selimut, air mineral, terpal, kidsware dan pakaian layak pakai tidak ketinggalan perlengkapan sekolah yang saat ini sangata dibutuhkan.
Dengan adanya musibah kebakaran ini hanya pakain yang melekat dibadan saja hal ini membuat Ida Roesmanida dari TKSK (Tenaga Kesejahtraan Sosial Kecamatan ) bergerak cepat meminta data dari anak-anka ke setiap ketua RT setempat anak-anak sekolah dari tingkat SD,MI,MTs,SLTP hingga SLTA untuk nanti nya diberikan paket perlengkan sekolah seperti ;seragam sekolah,tas,buku tulis alat tulis dan perlengkapan lainnya.
Ida Roesmanida yang meraih penilaian terbaik dari Kementerian Sosial kategori Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dari Kelurahan Pela Mampang, Mampang Prapatan,ditemuai awak media Kamis 29/12/2022 mengatakan,’’Untuk saat ini saya fokus membrikan bantuan berupa paket alat-alat sekolah karena sebentar lagi anak-anak mulai masuk sekolah, seragam dan keperluan sekolah sangata dibutuhkan,kalau makanan,pakaian obat2 an sudah ada dari Sudin Sosial.
“Kami sangat bersyukur diberikan amanat dari Allah untuk memberikan bantuan berupa paket seragam sekolah dari uang pribadi saya, yang disisih kan demi membantu anak-anak dari korban kebakaran,sudah terdata ada 60 paket bantuan anak sekolah namun ternyata ada tambahan sebanyak 12 paket lagi untuk itu kami akan segera mencarikan kekuranganya agar anak-anak bisa segera mengikuti pelajaran di sekolah nya.,’’tutur Ida.
“Ada sekitar 56 rumah yang ludes dilalap si jago merah,ini menjadi pekerjaan rumah kita selanjutnya bagaimana mencarai bantuan ke berbagai donatur agar rumah mereka segera bisa di bangun kembali, nantinya kita akan bekerjasama dengan Kementrian Sosial’’.
Kami berharap agar anak-anak tetap semangat sekolah tidak putus asa dengan keadaan ini dan kami akan tetap secara berkelanjutan untuk memberikan bantuan terlebih data-data sekolah seperti KJP salah satunya membantu buat surat kebakaran dari kantor polisi karena untuk KJP butuh proses yang cukup lama untuk itu saya akan selalu bekerja sama dengan pihak sekolah masing- masing,tutup Ida Roesmanida.(Elvira)
