Wartabisnis.biz.id-Perkembangan teknologi dan Digital semakin melesat tanpa pernah kita sadari, dan dalam menyambut masuknya web 3.0, Z – Production menggandeng CTRL Perusahaan Metahuman Factory sebagai rekanan dalam mengembangkan Metahuman Musician. Dalam hal ini salah satu langkah yang dilakukan Z-Production adalah dengan membuat sebuah ekosistem kreatif yang diberi nama ROMANSA + 62.
Romanansa +62 merupakan suatu wadah untuk bernostalgia dan saling bertukar informasi kreatif dan positive, di tahun pertamanya akan merilis icon Romansa +62 dalam bentuk Metahuman Musician “Mansa”. Mansa merupakan penyanyi pendatang baru dari kalangan metahuman di tahun 2023 nanti “Mansa” bakal menggelar konser perdananya dan bakal berkolaborasi dengan beberapa penyanyi dan band papan atas. Pagelaran konser musik ini akan kami beri Judul “Romansa +62”
“Z Production” sebagai penyelenggara tunggal konser ini akan menggandeng Perusahaan Metahuman Creator Indonesia yaitu “CTRL”. Secara vision dengan cepatnya pergerakan majunya dunia digital Metahuman Influencer merupakan salah satu yang akan memiliki kesempatan baik dalam industri digital advertising.
Dengan kehadiran Mansa Sebagai Metahuman Influencer tentunya akan mewarnai belantika Musik Indonesia beserta dengan karya-karyanya, meskipun mansa masih juga akan membawakan beberapa lagu cover dari beberapa pencipta lagu yang ada.
Dan tentunya ini akan menjadi pilihan terbaik bagi Brand-Brand Besar untuk bias berkolaborasi dengan Mansa guna melakukan kegiatan promosi bagi Brand yang akan berkolaborasi nantinya. Proses kolaborasi dengan brand ini didukung dengan campaign strategy terbaik dari Team Internal Z Productio Bersama CTRL.
Tyan Coaster, Project Director Z Production,mengatakan ,” Romansa +62 merupakan suatu wadah untuk bernostalgia dan saling bertukar informasi kreatif dan positif. “Di tahun pertama kami akan merilis Romansa +62 dalam bentuk metahuman musician, yakni Mansa,” .
” Mansa merupakan penyanyi pendatang baru dari metahuman. Rencananya,pada tahun depan dan akan gelar konser perdana. “Untuk konser perdana akan berkolaborasi dengan beberapa penyanyi dan band papan atas. Saat ini tengah dalam penjajakan,” ujar Tyan.
Disisi lain Andy menjelaskan,” Kami akan selalu menjadi wadah kreatif bagi bangsa ini dalam bertukar informasi kreatif yang positive, metahuman bisa disebut juga meta influencer. “Ini memang teknologi baru. Web 3 sudah masuk dan sudah kita jalani. Yang paling kita kenal Metaverse. Nah, untuk saat ini, metahuman itu merupakan bridging menuju Metaverse,” terangnya.
Dia mengatakan di ranah global, metahuman sudah banyak beredar, di antaranya di iindustri K-pop dan J-pop. Tyan menambahkan, band K-pop, Superkind sudah memiliki satu anggota metahuman. “Anggota Superkind itu lima, ditambah satu metahuman,” terangnya.
Tyan menjelaskan, dengan metahuman hal ini memungkinkan beberapa band yang personielnya sudah meninggal kembali dihadirkan. Dia optimistis metahuman ini memiliki masa depan yang cerah. Bahkan, dia menyebut, sejumlah musisi Indonesia sudah lebih dulu masuk dan tertarik di metaverse. Tantangan adalah manfaat ada metahuman.
