Wartabisnis.biz.id-Jakarta, J&T Express perusahaan logistik berskala globai, mengumumkan kinerja Operasional kuartal IV sekaligus kinerja selama 2025, dengan Indonesia sebagai salah satu pasar utama yang berkontribusi terhadap pertumbuhan di area Asia Tenggara.
Pada kuartal keempat 2025, J&T Express mencatat total volume pengiriman sebesar 8.46 miliar paket, meningkat sebesar 14,545 YoY, dengan rata-rata volume pengiriman harian mencapai 92 juta paket secara global. Sementara itu, sepanjang 2025 total volume pengiriman J&T Express tercatat 30,13 miliar paket, melam paui 30 miliar paket untuk pertama kalinya Angka ini meningkat 22.24 YoY dengan rata rata volume pengiriman harian mencapai 82,5 juta paket, meningkat sebanyak 22,6” YoY. Selama periode tersebut, J&T Express mencatat pertumbuhan yang stabil, terutama didorong oleh kinerja bisnis di pasar Asia Tenggara, New Markets, dan kontribusi dari pasar Tiongkok.
Pada kuartal IV 2025, J&T Express mencatat volume pengwiman Asia Tenggara sebesar 2.44 miliar paket, melonjak 73,64 YoY Secara tahunan, volume pengiriman di kawasan ini mencapai 7,66 miliar paket, atau tumbuh 67,896 YoY. Di Indonesia, peningkatan pengiriman tercatat lebih dari 60x secara tahunan (YoY) di sepanjang tahun.
Di New Markets (Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Meksiko, Brasil, dan Mesir), J&T Express melanjutkan momentum pertumbuhan yang kuat dan kuartal sebelumnya. Pada 04 2025, volume pengiriman di New Markets melampaui 100 juta paket, mancapai 130 juta paket, meningkat 79,745 YoY: volume pengiriman dalam satu tahun mencapai 400 juta paket, naik 43 64 YoY. Tiongkok turut mencatat pertumbuhan yang baik, dengan volume pengiriman sebesar 5,89 miliar paket pada 04 2025, volume pengiriman tahun penuh mencapa 22,07 miliar paket, meningkat 11,496 YoY.
Pada tahun 2025, perusahaan terus melakukan investasi pada infrastruktur dan alokasi sumber daya, secara strategis mengoptimal kan mitra janngan dan outlet di berbagai pasar, serta meningkatkan pusat Sortir untuk meningkatkan efisiensi operasional. Di Tiongkok, J&T Express dengan cepat mendorong inisiatif otomatisasi outlet dan ekspansi cloud warehouse, serta secara aktif mendukung investasi peralatan otomatis di outlet dan penerapan kendaraan tanpa awak. Hal ini menghasilkan peningkatan sebesar 264 pada jumlah peralatan otomatis di outlet pada akhir tahun dibandingkan Juni, serta penerapan 1.000 unit kendaraan tanpa awak untuk secara signifikan meningkatkan efisiensi pengiriman last mile.
Secara bersamaan, J&T Express telah membangun total 173 cloud warehouse, yang memungkinkan penyediaan layanan bernilai tambah untuk menjawab beragam kebutuhan pelanggan, memperkuat retensi pelanggan, serta meningkatkan pengalaman secara keseluruhan. Selain itu, J&T Express telah mem pelopori penggunaan peralatan sortir otomatis kelas industri pertama di Asia Tenggara pada outlet last mile di Thailand, dengan target pening katan otomatisasi secara nasional pada 2026. Teknologi ini juga telah diterapkan di outlet serupa di Vietnam, Indonesia, Malaysia, dan Filipina. Hingga akhir 2025, J&T Express mengoperasikan 19.300 outlet dan 246 pusat sortir. Jumlah mesin sortir otomatis di seluruh pasar meningkat 134 unit secara tahunan menjadi 413 unit.
Charles Junyi Hou, Group Vice President J&T Express, menyatakan, “Didukung oleh pesatnya perkem bangan e-commerce dan basis pelanggan yang beragam, J&T mempertahankan pertumbuhan yang kuat di Asia Tenggara dan New Markets. Di Tiongkok, kami secara aktif mengejar pertumbuhan yang lebih berkualitas, dan pencapatan pengiriman lebih dari 30 miltar paket secara global pada 2025 akan menjadi titik awal baru bagi kami. Ke depan, kami akan terus memperkuat jaringan global, mendorong pertumbuhan melalu! inovasi, serta secara konsisten memenuhi kebutuhan pasar.”
